Mantan Asosiasi Perbenihan Indonesia Kenakan Kerudung

Uncategorized

Berita tentang Bersaksi di sidang Fathanah, Elda kenakan kerudung Saksi Elda Devianne Adiningrat dan suaminya, Denny Pramudia Adiningrat, akhirnya muncul juga memenuhi panggilan jaksa penuntut umum pada Komisi Pemberantasan Korupsi siang hari ini. Dia sebagai saksi dalam sidang terdakwa kasus suap pengurusan penambahan kuota impor daging sapi pada Kementerian Pertanian dan pencucian uang, Ahmad Fathanah. Tetapi, penampilan mantan Ketua Asosiasi Perbenihan Indonesia sekaligus pecinta modifikasi motor di Indonesia saat ini terlihat berbeda.

 

Kasus Pencucian Uang

Muncul Memenuhi Panggilan Jaksa

Mantan Asosiasi Perbenihan Indonesia Kenakan Kerudung
Mantan Asosiasi Perbenihan Indonesia Kenakan Kerudung

Saksi Elda Devianne Adiningrat dan suaminya, Denny Pramudia Adiningrat, akhirnya muncul juga memenuhi panggilan jaksa penuntut umum pada Komisi Pemberantasan Korupsi siang hari ini. Dia sebagai saksi dalam sidang terdakwa kasus suap pengurusan penambahan kuota impor daging sapi pada Kementerian Pertanian dan pencucian uang, Ahmad Fathanah.

Tetapi, penampilan mantan Ketua Asosiasi Perbenihan Indonesia saat ini berbeda dari sebelumnya.

Elda yang sebelumnya membiarkan rambutnya terlihat, saat ini mengenakan kerudung. Hari ini, dia terlihat memakai kerudung putih dipadu baju lengan panjang bergaris. Dia datang didampingi suaminya, Denny Pramudia Adiningrat.

 

Akan Dikonfrontasi dengan Maria

Saat ini, Elda masih bersaksi seorang diri. Rencananya, jika hakim sepakat dan waktu memungkinkan, dia bakal dikonfrontasi dengan Presiden Direktur PT Indoguna Utama, Maria Elizabeth Liman.

Namun, sebelum bersaksi, Elda mengeluh tidak enak badan kepada jaksa penuntut umum. Maka dari itu, jaksa sengaja mendatangkan dokter dari KPK.

Dalam kesaksiannya, Elda berdalih tidak pernah meminta komisi dari Indoguna buat mengurus pengajuan penambahan kuota impor daging sapi.

“Saya tidak pernah meminta komisi buat mengurus penambahan kuota impor daging sapi. Saya cuma minta nantinya supaya kalau lolos, harga daging harus diturunkan,” kata Elda saat bersaksi dalam sidang Ahmad Fathanah, di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Jakarta, Kamis (22/8).

Elda berkelit awalnya tidak paham soal proses kuota impor daging sapi. Tetapi, karena dia mengaku diminta tolong oleh kawannya yang bernama Arif, dia akhirnya mencoba mendekati beberapa pejabat di Kementerian Pertanian yang berkaitan pengurusan kuota impor daging sapi.